BRISyariah Fasilitasi Mini Banking

PALEMBANG--BRISyariah meng hibahkan pemakaian perangkat lunak laboratorium mini banking syariah Salam BRIS kepada 42 anggota Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI). Hal ini sebagai wujud komitmen untuk lebih dekat melayani masyarakat akan layanan perbankan ritel modern.

 
Kerja sama ini bertujuan untuk bersama-sama mengembangkan konsep, mekanisme, dan metode pendidikan, khususnya perbankan syariah, berupa laboratorium mini banking perbankan syariah untuk dunia pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Dari 75 perguruan tinggi seluruh Indonesia anggota AFEBI, 42 anggota di antaranya menandatangani kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Bisnis Ritel dan Komersial BRISyariah Indra Praseno dengan Ketua Dewan Pengurus Nasional AFEBI Nury Efendy, pekan lalu.

Corporate Secretary Group Head BRISyariah Indriati Tri Han dayani mengatakan, kerja sama hibah pemakaian perangkat lunak laboratorium mini bankingsyariah Salam BRIS ini adalah wujud ke pedulian BRISyariah akan pendidikan anak bangsa. Ini merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dalam bidang pendidikan.

`'Kami harap semakin banyak mahasiswa yang mendapat pengetahuan praktis operasionalisasi perbankan syariah,"ungkap Indri dalam siaran resmi kepada Republika, baru-baru ini. Bersama OJK dan pelaku industri perbankan syariah nasional lainnya, BRISyariah juga ikut serta dalam kegiatan ekspo iB Vaganza pada 24-27 Maret 2016 di Palembang. Ekspo tahunan yang rutin digelar di satu kota tiap bulan ini mengusung jargon "Serunya Bertransaksi Syariah" sebagai bagian dukungan kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah (ACKS).

Sepanjang 2015, BRISyariah menunjukkan kinerja positif. Aset perusahaan tumbuh 19,12 persen year on year menjadi Rp 24,23 triliun. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) meningkat menjadi sebesar Rp 19,65 triliun atau tumbuh sebesar 17,58 persen dari tahun sebelumnya. Pada 2015, pembiayaan tumbuh 6,17 persen year on year menjadi Rp 16,66 triliun. Laba perusahaan meningkat menjadi Rp 122,64 miliar.

Selain jaringan kantor yang terus bertambah menjadi 271 kantor pelayanan pada akhir 2015, BRISyariah juga mengembangkan jalur-jalur distribusi alternatif dengan membuka kantor layanan syariah (KLS) di jaringan kantor Bank BRI yang saat ini telah berjumlah 675 KLS.