BRISyariah Implementasikan Program Sejuta Berdaya Melalui Program Rumah Makmur BAZNAZ
Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono pada akhir tahun 2013 lalu meluncurkan Program Sejuta Berdaya melalui Gerakan Ekonomi Syariah.
Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, dilakukan oleh industri dan lembaga ekonomi syariah secara bersama-sama, terintegrasi, dan berkesinambungan dengan memanfaatkan dana kebajikan (qardhul hassan) industri keuangan syariah dan dana-dana sosial lainya.
Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan membangun ketahanan ekonomi mikro dan kecil serta menjadikan mereka memiliki akses terhadap sistem keuangan dan bankable, seiring dengan program fi nancial inclusion.
BRISyariah sebagai bagian dari industri keuangan berbasis syariah ikut dalam program ini dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga negara yang berkompeten mengurus zakat, infaq dan shodaqoh. Sesuai dengan tujuan dari Gerakan Sejuta Berdaya, BAZNAS memiliki program uanggulan yang bernama Rumah Makmur BAZNAS yang memiliki misi mendidik dan meningkatkan kemampuan wirausaha mustahik, meningkatkan pendapatan mustahik agar mampu memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri dan mengubah mustahik menjadi muzaki.
PT. Bank BRISyariah bersama dengan BAZNAS mengimplementasikan Gerakan Sejuta Berdaya dengan melakukan penataan pedagang Kaki Lima yang berada di sekitar Kantor Pusat BRISyariah dan Kantor Pusat BAZNAS. Para pedagang tersebut telah mendapatkan bimbingan, pelatihan dan pendampingan dari BAZNAS. Adapun materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut meliputi : fi kih muamalah, motivasi sukses, kebersihan dan higienitas serta peningkatan kualitas dan kehalalalan dagangan.
Ketua Umum BAZNAS Prof. Dr. K. H.
Didin Hafi dhuddin, MSc mengatakan, program ini merupakan bagian dari Rumah Makmur BAZNAS, yaitu program peningkatan ekonomi melalui pemberian pelatihan dan modal usaha dengan sistem pendampingan dan pembinaan. “Tujuannya ialah untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan mustahik, sebab mereka memiliki potensi untuk berkembang, hanya perlu dorongan dari beberapa sisi,” katanya.
Bertemakan “Infaq/Shadaqah Minimal Rp 1.000,Bebas Pilih Menu Kulinernya” acara tersebut digelar pada hari Jum’at, 13 Maret 2015 mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di belakang Kantor Pusat BRISyariah Abdul Muis, Jakarta Pusat. Dengan mengundang seluruh warga kota Jakarta yang khususnya mempunyai ATM BRISyariah, untuk menggesekkartu ATM BRISyariah-nya minimal Rp1.000 dan bebas menikmati menu kuliner favorit yang ada di sana.
Acara ini menarik perhatian dan spontan diramaikan oleh masyarakat setempat. Mereka memberikan respon positif dengan program ini, sebab dengan harga yang sama, pembeli memperoleh berbagai nilai tambah. Menu yang disediakan meningkat kualitasnya, makin higienis dan terjamin aman bahan-bahan yang digunakan. Selain itu kenyamanan menyantap hidangan pinggir jalan pun kini mereka dapatkan.
Para pedagang sangat gembira dengan kegiatan ini. Para pembeli akan semakin percaya kepada pedagang asongan. Mereka berharap agar program ini dilanjutkan bagi pedagangpedagang lainnya.
Didin mengatakan, progam ini akan diduplikasi di tempat lain untuk memercepat proses penanggulangan kemiskinan melalui zakat produktf.
“Jika ini digulirkan secara sistematis termasuk positif juga pada penguatan kepedlian sosial dari lembaga keuangan syariah. Program semacam in menguntungkan semua pihak dan terlebih lagi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dhuafa yang kini jumlahnya tambah banyak.
Selain para pedagng kaki lima di kawasan Abdul Muis ini, Program Rumah Makmur BAZNAS dalam dua tahun terakhir telah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 5.000 pedagang kecil di wilayah Jabodetabek.
Sementara itu Direktur utama BRISyariah, Hadi Santoso mengatakan, Taman Kuliner ini merupakan bukti nyata dari penyaluran zakat BRISyariah melalui BAZNAS di bidang pemberdayaan ekonomi. Program ini juga menjadi salah satu upaya promosi kehalalan produk kuliner usaha kecil yang sering menjadi keraguan bagi masyarakat.
“Mari kita tingkatkan kerjasama khususnya lembaga keuangan syariah dan BAZNAS insyaallah berkah dan menguntungan,” katanya. Communication Departement Head PT Bank BRISyariah Nanang mengatakan acara ini sengaja dilakukan pada hari Jumat barokah agar masyarakat khususnya nasabah BRISyariah bisa berinfaq/sadaqah dan sekaligus menikmati menu favorit yang ada disana.
Seluruh dana yang diperoleh akan disalurkan ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).


.jpg)