BRISYARIAH MINTA TAMBAHAN MODAL RP 1 TRILIUN

BISNIS INDONESIA, Kamis -9 Agustus 2012

Jakarta, PT Bank BRISyariah berencana meminta tambahan modal Rp. 1 Triliun kepada induk usahanya, PT Bank Raykat Indonesia Tbk (BRI).

Direktur Utama Bank BRISyariah M. Hadi Santosa mengungkapkan penambahan laba diperlukan agar rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) membaik.

Hingga Juli, CAR BRISyariah di lebel 13.59%. Dengan target pembiayaan mencapai Rp 16 Triliun pada akhir tahun ini, diperkirakan rasio tersebut akan tergerus menjadi 10.5%.

Kami akan minta modal baru tahun depan, minimal bisa dua kali lipat, tambah Rp 1 Triliun,” ungkapnya Rabu (8/8).

Dia mengaku keinginan untuk memperoleh tambahan modal tersebut telah dibicarakan dengan pemilik modal. Akan tetapi, sebelum menyetujui pemberian tambahan modal pihak BRI meminta agar perseroan menunjukkan kinerjanya.

Sudah ada pembicaraan tapi pemilik minta pembuktian dulu. Tantangan induk sangat positif, tantangannya anggaran tadi, kalau tercapai pertumbuhan kredit 60% akan dikucurkan,’ katanya.

Tambahan modal tersebut diharapkan dapat mendongkrak rasio kecukupan modal perseroan menjadi 22% pada tahun depan. Dengan demikian penyaluran kredit dapat digenjot lebih tinggi pada 2013. Selama ini perseroan berusaha menjaga agar CAR di level 14%.

Salah satu strategi yang dilakukan perseroan untuk memenuhi target tersebut adalah dengan mencoba masuk pada penyaluran pembiayaan perumahan melalui skema pemerintah berupa fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Melalui skema tersebut perseroan menargetkan pembiayaan 5.000 rumah.

Strategi lain yang juga digunakan untuk memperoleh target dana kelolaan yaitu melalui peluncuran Tabungan Impian.

News Clipping: