BRISyariah NTB Tumbuh Signifikan

MATARAM -- Pertumbuhan bank syariah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam waktu tiga tahun sangat signifikan. Pembiayaan yang disalurkan terus menunjukkan peningkatan.
Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) Moch Hadi Santoso mengatakan, pada De sember 2012, pembiayaan yang di salurkan mencapai Rp 170 mi liar dengan dana pertumbuhan pi hak ketiga mencapai Rp 58,85 mi liar.
Menurut Hadi, segmen terbesar dalam penyaluran pembiayaan adalah segmen konsumen.
"Sam pai saat ini, pertumbuhan bank syariah, terlebih kami, sangat meningkat," kata Hadi saat menghadari acara Grand Launching Kantor BRISyariah Cabang Mataram, Senin (11/8), dalam rilis yang diterima Republika.
Pada posisi Juli 2014, ungkap Hadi, pembiayaan yang telah dilakukan BRI Syariah Mataram mencapai Rp 360,19 miliar, dengan pembiayaan terbesar ke segmen mikro dan usaha kecil menengah (UKM). Adapun penghimpunan dana pihak ketiga mencapai Rp 87 miliar.
"Hal ini berarti BRISyariah telah turut membantu pengembangan dan pembangunan masyarakat NTB melalui aliran dana investasi yang dibawa dari luar Provinsi NTB kepada masyarakat NTB," katanya. Saat ini, kata Hadi, masyarakat NTB sudah mulai beralih dari perilaku konsumtif menuju masyarakat produktif melalui pembiayaan mikro BRISyariah.
Untuk itu, seiring pesatnya pembangunan bank syariah di daerah ini, pihaknya akan bertekad untuk menjadi bank syariah milik sendiri dan milik rakyat Indonesia. Sebagai pemegang saham 100 persen Bank Rakyat Indonesia mengharapkan, BRISyariah dapat menggali potensi bisnis syariah dari bangsa yang memiliki po pulasi Islam terbesar di dunia.
Selama sembilan tahun kehadiran BRISyariah di NTB, khususnya di Kota Mataram, menurut Hadi, merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya dal am pembangunan NTB.
BRIS Kantor Cabang Mataram, Senin, merelokasi gedungnya ke lokasi baru di Jalan Pejanggik No 103, Mataram, (150 meter sebelum pom bensin Karang Jangkong).
Gedung baru BRIS Kantor Cabang Mataram diresmikan oleh Gu bernur NTB Tuan Guru HM Zainul Majdi bersama Direktur Utama BRIS Moch Hadi Santoso.
Acara dihadiri oleh Otoritas Jasa Keuangan NTB, kepala Kantor Bank Indonesia, wali kota Mataram, bupati Lombok Barat, dan lainnya.
Berbagai produk segera diluncurkan mengikuti peresmian BRIS Mataram ini, meliputi produk dan layanan nasabah individu atau konsumer serta untuk nasabah usaha dengan fokus pada nasabah UMKM, termasuk koperasi syariah dan baitul mal wat tamil (BMT). BRIS juga berperan aktif sosialisasi perbankan syariah, di antaranya melalui event iB Vaganza (Islamic Banking Vaganza) "Serunya Ber-Bank Syariah\" yang diinisiasi oleh OJK. (antara, ed:nur hasan murtiaji)