Penyaluran Pembiayaan KPR FLPP BRISyariah Lampaui Target

Menjawab kebutuhan perumahan bagi rakyat berpenghasilan rendah, pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat memberikan program bantuan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bekerja sama dengan sejumlah bank. BRISyariah merupakan salah satu Bank yang menyalurkan KPR FLPP tersebut.

Consumer Financing Group Head PT Bank BRISyariah Sri Esti Kadaryanti memaparkan, dalam menyalurkan pembiayaan perumahan untuk masyarakat berpenghasian rendah tersebut, pihaknya menerapkan margin sangat rendah, yakni setara 7,25% efektif . “Jadi, cicilan hanya sekitar 9.000-an/bulan, dari setiap kelipatan pembiayaan Rp1 juta dengan cicilan tetap hingga jangka waktu (tenor) selesai, yaitu maksimal 15 tahun,” terang Esti Kadaryanti kepada Koran Sindo di Jakarta, (Selasa,(23/1). Contohnya jika pembiayaan KPR yang diambil nasabah Rp 88 juta, maka cicilan per bulan yang perlu disiapkan adalah Rp 803.000,-per bulan sampai dengan lunas 15 tahun.

Lebih jauh Esti Kadaryanti menjelaskan, penyaluran dana FLPP dalam rangka pengadaan perumahan melalui pembiayaan pemilikan rumah sejahtera merupakan suatu terobosan dari pemerintah dalam hal ini Kemenpera, untuk mengatasi kesenjangan antara permintaan dan pasokan kebutuhan perumahan. “Pembiayaan perumahan bersubsidi ini tidak hanya mengejar profit, tapi kami senang karena dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah,” kata Esti. Di tahun 2013, BRISyariah memperoleh prestasi sebagai bank penyalur KPR FLPP terbesar ketiga.

Penyaluran KPR Sejahtera (FLPP) BRISyariah sampai tahun 2013 mencapai lebih dari 2.000 unit rumah. Tahun ini Esti Kadaryanti optimis, BRISyariah mampu mencapai target penyerapan KPR Sejahtera sebanyak 3.000 unit. Sebab selain promosi yang dilakukan pihaknya sangat agresif dengan cara pameran dan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan, minat konsumen untuk memanfaatkan produk KPR Sejahtera BRISyariah iB cukup tinggi.

Di tahun 2013, BRISyariah sudah berhasil dalam pemasaran KPR Sejahtera. Ke depan peluang penyalurannya masih sangat cerah. BRISyariah didukung 258 unit kerja di seluruh Indonesia dan terus bertambah dalam mendukung program KPR Sejahtera BRISyariah iB yang mempunyai nilai percepatan kepemilikan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.


Untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi konsumen yaitu belum pernah menerima subsidi perumahan, belum pernah memiliki rumah, termasuk kelompok sasaran KPR Sejahtera dengan penghasilan tidak melebihi batas penghasilan pokok yang disyaratkan. Selain itu memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menyerahkan fotokopi (SPT) Tahunan PPh orang pribadi atau surat pernyataan penghasilan pokok yang bersangkutan tidak melebihi batas penghasilan pokok yang disyaratkan.

Yang menarik, KPR Sejahtera BRISyariah iB ini DP-nya bisa 0%, kami hanya mensyaratkan nasabah membuka rekening dan wajib menabung dengan saldo sekitar Rp 4,9 juta yang ditahan selama 15 tahun masa pembiayaan itu,” tambah Esti.Dengan dana tabungan ini, nasabah akan mendapatkan keuntungan berupa fasilitas serba gratis dari Tabungan Faedah BRISyariah iB (gratis biaya administrasi bulanan; gratis tarik tunai, cek saldo, dan transfer di semua mesin ATM bank manapun jaringan ATM Bersama dan ATM Prina; gratis biaya debit Prima), nasabah mendapat bonus wadi'ah tabungan, dan mendapat poin program Hujan Emas tahun 2014. Program DP 0% (Bebas Uang Muka) ini berlaku 1 Januari – 30 April 2025 .

Sejauh ini, lanjut Esti, tidak ada kendala yang berarti ditemui BRISyariah dalam penyaluran KPR Sejahtera, risiko macetnya pun hampir 0%. Untuk harga rumah wilayah Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara Rp 88 - Rp95 juta, sedangkan Papua dan Maluku hanya Rp144 juta. “Saat ini konsentrasi dilakukan pada kota-kota yang memiliki potensi KPR Sejahtera BRISyariah iB di seluruh Indonesia. Tekad kami adalah mempermudah masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah yang layak bagi keluarga, baik rumah sejahtera tapak ataupun susun,” pungkas Esti Kadaryanti. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, masyarakat bisa mengunjungi kantor cabang BRISyariah terdekat atau menghubungi callBRIS 24 jam di (021) 500 789 (aris]

News Clipping: