Prestasi Kinerja Terbaik Nasional, BRISyariah Kantor Cabang Mataram Relokasi ke Gedung Baru

Mataram, GetarMerdeka.com - Bank Rakyat Indonesia BRISyariah Cabang Mataram resmi menggunakan kantor Cabang Mataram, relokasi ke Gedung Baru di Jalan Pejanggik No 103 sebagai prestasi terbaik nasional.

Pimpinan Cabang Mataram PT BRISyariah, Aminuddin, dalam Siaran Pers yang diterima GetarMerdeka.com, Senin (11/8) menjelaskan, di tengah meningkatnya kemunculan pihak asing dalam industri perbankan nasional Indonesia, BRISyariah yang didirikan atas prakarsa anak-anak bangsa dan dimiliki sepenuhnya oleh Bank Rakyat Indonesia dihadirkan dengan semangat melayani dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia

.BRISyariah bertekad untuk menjadi Bank milik sendiri, milik Rakyat Indonesia.

Sebagai pemegang saham 100% Bank Rakyat Indonesia mengharapkan, BRISyariah dapat menggali potensi bisnis Syariah dari bangsa yang memiliki populasi Islam terbesar dunia; Kehadiran 9 tahun BRISyariah di provinsi Nusa Tenggara Barat khususnya di kota Mataram ini, merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi Syariah di Indonesia khususnya dalam pembangunan provinsi Nusa Tenggara Barat.

Menurut Direktur Utama BRISyariah Moch. Hadi Santoso, “Pertumbuhan BRI Syariah dalam waktu 3 tahun belakangan insangat signifikan. Pada Desember 2012 pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp 170 milyar, dengan dana pertumbuhan pihak ketiga sebesar Rp 58,85 milyar dengan segmen terbesar dalam penyaluran pembiayaan segmen consumer. Sedangkan pada posisi juli 2014, pembiayaan yang telah dilakukan BRISyariah Mataram sebesar Rp 360,19 milyar, dengan pembiayaan terbesar segmen mikro dan UKM. Sedangkan dana pihak ketiga mencapai Rp 87 milyar,” kata Hadi.

Hal ini berarti, BRI Syariah telah turut membantu pengembangan dan pembangunan masyarakat NTB melalui aliran dana investasi yang dibawa dari luar provinsi NTB kepada masyarkat NTB. Disisi lain, masyarakat ini NTB kini sudah mulai beralih dari masyarakat konsumtif menuju masyarakat produktif melalui pembiayaan mikro BRI Syariah.

Pada akhir sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bank BRI Syariah atas partisipasi dan peningkatan kinerja yang cukup singnifikan, dimana pada dua tahun yang lalu pola kehidupan masyarkat NTB adalah konsumtif kini telah berubah menjadi produktif. NTB dalam potret ekonomi tidak memiliki permasalah dalam likuiditas, artinya peredaran uang di masyarakat cukup besar, akan tetapi uang tersebut digunakan untuk apa, itulah yang menjadi problemnya.

Hal inilah yang akan menjadi tugas dari jajaran perbankan di NTB, untuk meberikan edukasi terus menerus kepada masyarakat bahwa, menabung itu adalah sesuatu yang aman dan bermanfaat untuk jangka panjang didalam kehidupan masa depan kita.

Mikro BRISyariah

Dengan pembiayaan terbesar pada segmen Mikro dan UKM, ini berarti BRISyariah telah turut berpartisipasi membantu pengembangan dan pembangunan masyarakat Nusa Tenggara Barat melalui aliran dana investasi yang dibawa dari luar provinsi NTB kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat. Selain itu masayarakat NTB sudah beralih dari masyarakat konsumtif menuju masyarakat yang produktif melalui pembayaran mikro BRISyariah.

BRISyariah Kantor Cabang Mataram dalam kinerja BRISyariah secara nasional menunjukan prestasi dan kinerja yang sangat baik. Tahun 2013 lalu, KC Mataram ditetapkan sebagai Kantor Cabang dengan kinerja Terbaik Nasional, Pertumbuhan Pembiayaan Mikro dan Konsumer terbaik Nasional dan masuk 5 besar kontribusi Laba BRISyariah tertinggi Nasional.

Beberapa Kantor Cabang Pembantu yang berdiri dibawah supervisi Cabang Mataram mampu memperoleh Break Event Point (BEP) paling lama dalam waktu 6 bulan dan paling cepat adalalah 3 bulan (di wilayah Bima). Ini menunjukan antusias masyarakat NTB akan layanan berbasis Syariah.

Dalam pelaksanaan tujuan mulia dari induknya, BRISyariah mencanangkan visi sebagai berikut: yaitu menjadi bank ritel modem dengan ragam layanan finansial sesuai kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk kehidupan lebih bermakna.

Pimpinan Cabang Mataram BRISyariah Aminuddin, menjelaskan berbagai langkah strategis, telah dan sedang dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut agar menjadi kenyataan dalam waktu sesingkatnya.
Langkah strategis yang utama adalah membangun platform sistem teknologi informasi yang handal, efisien dan sesuai dengan kebutuhan segmen pasar yang ingin dilayanani BRISyariah. Dilengkapi dengan sistem pembayaran sebagaimana layaknya bank ritel yang modem, termasuk menjadi bagian dari jaringan TM BRI, ATM Bersama serta ATM Prima. Di samping akses layanan lainnya seperti; mobile remittance, mobile/SMS banking, internet-banking serta branchless banking. BRISyariah memberikan layanan serba gratis melalui kebijakan 7 faedah dari Tabungan Faedah BRISyariah iB: Setoran awal ringan mulai Rp 50.000,- : GRATIS biaya administrasi bulanan tabungan dan kartu atm; GRATIS tarik tunai - cek saldo - tranfer ke bank lain melalui mesin ATM BRISyariah, Bank BRI dan mesin ATM bank lain jaringan ATM Prima dan Bersama; serta GRATIS biaya debit Prima.

BRISyariah hadir di kota Mataram dengan dilengkapi layanan Mobile ATM yang mana menjadi kepanjangan tangan dari Kantor Cabang BRISyariah untuk dapat melayani masyarakat di seluruh pelosok Nusa Tenggara Barat yang jauh dari kantor Cabang namun berkeinginan untuk berteransaksi secara Syariah.

Selain itu, berbagai produk dan layanan baru akan segera diluncurkan mengikuti peresmian BRISyariah hari ini (11/8), meliputi produk dan layanan nasabah individu atau konsumer serta nasabah usaha dengan fokus pada nasabah usaha mikro, usaha kecil dan menengah (UMKM), termasuk koperasi Syariah dan Baitul Mal Wat Tamwil (BMT).

BRISyariah juga berperan aktif untuk melakukan sosialisasi perbankan Syariah diantaranya melalui event iB Vaganza (Islamic Banking Vaganza) 'Serunya Ber-Bank Syariah' yang diinisiasi oleh OJK. Dimana dalam setiap event tersebut alhamdulillah BRISyariah selalu membuktikan NOA (Number of Account) terbesar dibandingkan Bank Syariah lain. Dan pada bulan Oktober 2014 nanti, BRISyariah Cabang Mataram menjadi tuan rumah bagi perbankan Syariah lain untuk menyelenggarakan event iB Vaganza di kota Mataram.

Langkah strategis lainnya adalah melakukan revitalisasi dan relokasi beberapa Kantor Cabang yang dulunya berukuran kecil untuk direlokasi ketempat yang lebih besar seperti Kantor Cabang Mataram ini demi kenyaman Nasabah dalam melakukan transaksi layananan Syariah. Diharapkan, tandas Aminuddin, relokasi kantor Cabang ini mencerminkan pola layanan bank ritel yang modem.

Pada kesempatan tersebut prosesi grand launching relokasi BRISyariah KC Mataram disaksikan langsung Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB Zainul Majdi, didampingi Direktur Utama BRISyariah Moch. Hadi Santoso, OJK, BI Perwakilan NTB, Wali Kota Mataram, Bupati Lombok Barat, Sekda Kota Mataram, Pimpinan Wilayah Bank BRI Denpasar, Kepala Kantor Inspekturat Bank BRI Denpasar, Komisaris BRISyariah, nasabah BRISyariah dan sejumlah undangan lainnya.

(Advertorial-BRISyariah/RO1/humasNTB)

Redaktur IT : Firman W. Prasetyo
Sumber : Liputan Pers/BRISyariah