Tawarkan DP 0%, BRISyariah Meriahkan Expo Rumah Raktyat 2014
(Jakarta, 3 September 2025). .
Bertempat di Hall A, Jakarta Convention Center mulai 3 – 7 September - 2014 berlangsung Expo Rumah Rakyat 2014 yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Expo diikuti oleh para pengembang (developer) dan bank yang menyediakan produk KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). BRISyariah dalam expo ini turut serta dengan memberikan program spesial DP 0% alias Bebas Uang Muka bagi para pengunjung expo yang ingin memiliki rumah subsidi.
Indra Praseno selaku Direktur Consumer & Retail Banking BRISyariah menyampaikan bahwa dengan DP 0% ini masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dapat mewujudkan impiannya memiliki hunian tempat tinggal pertama dengan mudah dan murah tanpa dipusingkan sejumlah uang untuk pembayaran uang muka. “BRISyariah akan membayarkan 100% plafon pembiayaan dari harga rumah,” tambah Indra. Selain itu masyarakat juga dapat menikmati cicilan bulanan yang sangat murah dan tetap sampai lunas 15 tahun Rp 1 jutaan setiap bulannya. ‘Masyarakat akan merasa tenang, karena cicilan per bulannya tidak akan naik meskipun harga rumahnya terus meningkat,” imbuh Indra.
Seperti diketahui bahwa saat ini pemerintah membantu rakyat menghuni rumah layak lewat berbagai regulasi, salah satunya mendorong pihak pengembang untuk menyediakan rumah tapak sederhana atau rumah susun. Aturan ini diharapkan dapat mendorong suplai rumah rumah sederhana atau rumah susun dipasaran. Adapun harga maksimum untuk rumah tapak sederhana ditetapkan sebesar Rp 105 juta – Rp 165 juta per unit menurut zonasi, sementara harga rusun Rp 7,3 juta – Rp 15,7 juta per meter per segi menurut privinsi.
Pemerintah memberikan program subsidi untuk rakyat dengan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Margin FLPP untuk rumah bersubsidi dipatok 7,25% untuk tenor pinjaman sampai 20 tahun. Kepemilikan rumah sederhana dengan program pemerintah tidak terkena peraturan bank loan to value (LTV) 30%. Peran pemerintah disini adalah meningkatkan kemampuan beli masyarakat untuk memiliki rumah dengan cara KPR.
BRISyariah telah berpengalaman dalam menyalurkan pembiayaan KPR Sejahtera (FLPP). Sudah lebih dari 4.227 unit rumah sederhana yang telah dibiayai di seluruh Indonesia. Jumlah nominal pembiayaan KPR FLPP yang telah disalurkan BRISyariah adalah Rp 335 Milyar Sedangkan di 2014, BRISyariah menargetkan membiayai 2.500 unit rumah senilai Rp 200 Milyar. Di tahun 2013, BRISyariah menjadi bank ketiga terbesar nasional dalam penyaluran pembiayaan KPR Sejahtera (FLPP).
Dalam melaksanakan tujuannya, BRISyariah mencanangkan visi sebagai berikut: menjadi bank ritel modern dengan ragam layanan finansial sesuai kebutuhan nasabah dengan jangkauan termudah untuk kehidupan lebih bermakna. Berbagai langkah strategis, telah dan sedang dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut agar menjadi kenyataan dalam waktu sesingkatnya.
Langkah strategis yang utama adalah membangun platform sistem teknologi informasi yang handal, efisien dan sesuai dengan kebutuhan segmen pasar yang ingin dilayani BRISyariah. Dilengkapi dengan sistem pembayaran sebagaimana layaknya bank ritel yang modern, termasuk menjadi bagian dari jaringan ATM BRI, ATM Bersama serta ATM Prima. Di samping akses layanan lainnya seperti: mobile remittance, mobile/SMS banking, internet-banking serta branchless banking. BRISyariah memberikan layanan serba gratis melalui kebijakan 7 Faedah dari Tabungan Faedah BRISyariah iB : Setoran awal ringan mulai Rp 50.000,-; GRATIS biaya administrasi bulanan tabungan dan kartu atm; GRATIS biaya tarik tunai – cek saldo – transfer ke bank lain melalui mesin ATM BRISyariah, Bank BRI, dan mesin ATM bank
Untuk info lebih lanjut hubungi:
Lukita T. Prakasa
Corporate Secretary
PT Bank BRISyariah
Telp. (021) 345 0226/27
Email: lukita.prakasa@brisyariah.co.id


.jpg)